Kebijaksanaan Daud Menghadapi Kepemimpinan Disfungsional: Studi Kasus Saul Dan Implikasinya Bagi Pelayanan Gereja Masa Kini

Authors

  • Edwin Yonathan Sekolah Tinggi Teologi IKAT
  • Albert Tua Hutapea Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Keywords:

Kepemimpinan, Kepemimpinan gereja, Daud, Saul

Abstract

Isu tentang kepemimpinan dalam gereja seringkali berkaitan dengan bagaimana para pemimpin menyeimbangkan ambisi pribadi dengan tanggung jawab rohani. Perbandingan gaya kepemimpinan Saul dan Daud memberikan wawasan berharga mengenai tantangan ini, khususnya dalam hal rasa takut kepada Tuhan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Saul dan Daud serta relevansinya dengan kepemimpinan gereja kontemporer. Menggunakan metode analisis komparatif, penelitian ini memeriksa bagaimana pendekatan masing-masing pemimpin mempengaruhi efektivitas kepemimpinan mereka dan hubungan dengan rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Daud merupakan model kerendahan hati, mendengarkan aktif, dan mengutamakan kehendak Tuhan, sementara kepemimpinan Saul mengalami kemunduran akibat ketergantungan pada diri sendiri dan ketidaktaatan. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menegaskan pentingnya pemimpin yang mengutamakan bimbingan rohani di atas ambisi pribadi, serta memberikan rekomendasi signifikan bagi para pemimpin gereja saat ini untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan jemaat dan mengatasi konflik secara efektif.

References

Agbo, Paulinus Okechukwu, “Saul’s Leadership Prowess: Paradigm For Nigerian Leaders,” International Journal Of Theology & Reformed Tradition3 (2011): 116–148; Wati And Yuono, “Studi Komparatif Kepemimpinan Daud Versus Kepemimpinan Saul Serta Implementasinya Bagi Kepemimpinan Gereja Masa Kini.”

Arowo, Erick, “David Chosen And Saul Rejected: An Exegetical Exposition Of 1 Samuel 16,” Dallas Theological Seminary (2014): 1–21.

Bar, Shaul, “Saul’s Wars Against Moab, Ammon, Edom, And Zobah,” Old Testament Essays27, No. 3 (2014): 825–838.

Card, Heather, “Character Study Of King Saul,” 4; Hehanussa, “Evaluasi Seratus Hari Periode Kedua Pemerintahan Presiden Joko Widodo Melalui Peristiwa Penobatan Saul Sebagai Raja.”

Darmaputera, Eka, Kepemimpinan Dalam Perspektif Alkitab (Yogyakarta: Kairos, 2005), 57–58.

Gaol, B. L. (2022). Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Kepemimpinan Kristen Terhadap Kariawan. Filadelfia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1), 301–320.

Gossweiler, Christian, “Kepemimpinan Karismatik Dan Kepemimpinan Yang Melembaga Pada Masa Perjanjian Lama Dan Dewasa Ini,” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen, Dan Musik Gereja3, No. 2 (2019): 25–32.

Lawrence, Paul, Atlas Dan Sejarah Alkitab, Ed. Heber B.R.P. Hutahuruk Et Al., 1st Ed. (Jakarta: Bpk Gunung Mulia, 2016), 62.

Liubov Ben-Nun, The Family And Diseases Of King David, 4th Ed. (Israel: B.N. Publication House, 2015), 12; Wati And Yuono, “Studi Komparatif Kepemimpinan Daud Versus Kepemimpinan Saul Serta Implementasinya Bagi Kepemimpinan Gereja Masa Kini.”

Lumintang, Stevri Indra, Theologia Kepemimpinan Kristen: Theokrasi Di Tengah Sekularisasi Gereja Masa Kini, Ed. Danik Astuti Lumintang Et Al., 1st Ed. (Jakarta: Geneva Insani Indonesia, 2015), 293.

Prawira, Misael, “Unrestrained Leader Leadsto Uncontrollable Leadership Circumstances: Sebuah Tinjauan Terhadap Ambisi Seorang Pemimpin Kristen,” Consilium11 (2015): 65–71.

Saragih, D. R. P. (2019). Implementasi Kepemimpinan Kristen. Voice Of Wesley: Jurnal Ilmiah Musikdan Agama, 2.

Tanihardjo, P. B. (2021). Integritas Seorang Pemimpin Rohani. Pbmr Andi.

Tua, E. M. (2017). Respon Daud Dalam Menghadapi Pergumulan: Studi Terhadap Kitab Mazmur 3:1-9. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat,1 (1), 75. Https://Doi.Org/10.46445/Ejti.V1i1.59

Tubagus, S. (2020). Makna Kepemimpinan Daud Dalam Perjanjian Lama. Kinaa: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat, 1(1), 56–67.

Youngberg, Brendan G, “Identity Coherence In The Chronicler’s Narrative: King Josiah As A Second David And A Second Saul,” The Journal Of Hebrew Scriptures17, No. 4 (2017): 1–17.

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Kebijaksanaan Daud Menghadapi Kepemimpinan Disfungsional: Studi Kasus Saul Dan Implikasinya Bagi Pelayanan Gereja Masa Kini. (2026). Pragati: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(02), 242-255. https://ejournal-sttikat.id/index.php/jtm/article/view/583