Peran Gembala Sidang Dalam Mengangkat Penilik Jemaat Berdasarkan 1 Timotius 3:1-7 Dan Implikasinya Terhadap Pertumbuhan Gereja

Authors

  • Alfian Joan Komaling Sekolah Tinggi Teologi IKAT

Keywords:

Peran Gembala Sidang, Penilik Jemaat,Pertumbuhan Gereja, 1 Timotius 3:1-7.

Abstract

Gembala sidang memiliki otoritas yang diterima dari Allah untuk menggembalakan jemaat dan bertanggung jawab langsung kepada-Nya atas pertumbuhan gereja. Peran gembala tidak hanya mengajarkan Firman Tuhan, tetapi juga memelihara, menjaga, dan membina jemaat agar bertumbuh dalam kedewasaan rohani serta memiliki persekutuan yang benar dengan Kristus. Dalam menjalankan tugasnya, gembala sidang memerlukan penilik jemaat yang memenuhi syarat sebagaimana tertulis dalam 1 Timotius 3:1-7. Fenomena gereja masa kini menunjukkan adanya spiritualitas semu yang lebih berorientasi pada aktivitas dan kepuasan diri, sehingga diperlukan pembinaan yang konsisten dan terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengkaji secara teologis peran gembala sidang dalam memilih dan mengangkat penilik jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan penilik jemaat yang tepat akan mendukung pelayanan penggembalaan dan berdampak pada pertumbuhan gereja secara menyeluruh.

References

Alvin.J.Plantinga, God Freedom and evil, Allah kebebasan dan Kejahatan, ( Surabaya : Momentum, 2013 ).

Arozatulo Telambuana, Teaching Like Jesus, ( Medan: STTSU: 2018 ).

B.S.Sidjabat, Mengajar Secara Profesional, ( Bnadung: Kalam Hidup ,2011 ).

Bill Perkins, Membangkitkan Kepemimpinan dalam diri Anda, ( Batam: Interaksa. 2015 ).

Eka Darmaputra, Kepemimpinan Dalam Perspektif Alkitab, (Yogyakarta: Kairos books, 2005).

Gary R.Collin, Konseling Kristen Yang Efektif, ( Malang: SAAT, 2007 ).

Hasbiansyah, Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian Dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi,”Mediator Jurnal Komunikasi, 9,No.1 (2008 ).

Henry.C.Thiessen, Teologi Sistematika ( Malang: Gandum Mas, 2002 ).

J.Oswald Sanders, Kepemimpinan Rohani, ( Bandung : Kalam Hidup, 1999 ).

John Murray, Penggenapan dan Penerapan Penebusan, ( Surabaya: Momentum,1999 ).

Louis Berkhof, Sistematika Teologi, Doktrin Manusia, ( Surabaya: Momentum, 2010 ).

Louis Berkhof,Foundation of Christian Education, Dasar-dasar Pendidikan Kristen, (Surabaya: Momentum,2010).

M.S, Jaelani, Ragam Penelitian Qualitative ( Etnografi, Fenomenologi, Grounded theory dan Studi Kasus ),” Jurnal Edu-Bio,4 (2013).

Peter Wongso, Soteriologi, Doktrin Keselamatan, ( Malang: SAAT,2000 ).

Pratiwi Eunike, Mendidik Untuk Kehidupan Kristen, ( Luwuk Banggai: Pustaka Stars Lub, 2021 ).

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi ( Mixes Methods ). (Bandung: Alfabeta,2016).

Suharso dan Ana Retnoningsih (ed), Kamus besar Bahasa Indonesia ( Semarang : Widya Karya,2011 ).

Tafsiran Alkitab Masa Kini 3 Matius – Wahyu ( Jakarta : Yayasan Komunikasi Bina Kasih,2003 ).

W.Culley, dkk, Understanding and Explaining the Experience of Health an Illness, The Rule Qualitative Research, International Journal of Epidemiology,42,No.5 (2013).

W.Garry Crampton, Verbum Dei, Alkitab Friman Allah ( Surabaya: Momentum, 2000 ).

W.S. Winkel, Psikologi Pendidikan, ( Jakarta: Gramedia, 1989 ).

Yosafat Bangun, Integritas Pemimpin Pastoral, ( Yogyakarta : Yayasan Andi, 2010 ).

Downloads

Published

2026-05-17

How to Cite

Peran Gembala Sidang Dalam Mengangkat Penilik Jemaat Berdasarkan 1 Timotius 3:1-7 Dan Implikasinya Terhadap Pertumbuhan Gereja. (2026). Pragati: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(02), 363-379. https://ejournal-sttikat.id/index.php/jtm/article/view/594