Krisis Polarisasi Doktrin Dan Tantangan Etis Dalam Pelayanan dan Misi Gereja Masa Kini
Kata Kunci:
Krisis Polarisasi, doktrin Kristen, tantangan etis, pelayanan dan misi, gereja masa kini.Abstrak
Krisis polarisasi doktrin menjadi salah satu tantangan besar dalam pelayanan dan misi gereja masa kini. Perbedaan penafsiran teologis, perkembangan media digital, serta pengaruh ideologi modern sering menimbulkan perpecahan, intoleransi, dan melemahnya kesatuan tubuh Kristus. Di sisi lain, gereja juga menghadapi tantangan etis yang berkaitan dengan moralitas, integritas pelayanan, budaya konsumtif, penyalahgunaan teknologi, dan perubahan nilai sosial di tengah masyarakat kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis krisis polarisasi doktrin dan tantangan etis dalam pelayanan serta misi gereja masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah sumber-sumber teologi, etika Kristen, dan fenomena gerejawi kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja perlu membangun dialog teologis yang sehat, memperkuat pendidikan iman, serta mengedepankan kasih dan kesatuan dalam menghadapi perbedaan doktrin. Selain itu, gereja dituntut menghadirkan pelayanan yang berintegritas, kontekstual, dan relevan agar mampu menjadi terang dan garam di tengah perubahan zaman.
Referensi
Agustine Later Works ( Philadelphia: Westminster,t.t ),.
Amir.H, Metode Penelitain dan Perkembangan, Journal of Undergraduate Social Science and Technology, 2020, google Scholar.
B.Warfield Benyamin., Biblical and Theological Study, ( Philadelphia : Presbytarian and Reformed, 1968 ).Baan G.J., TULIP, lima Pokok Calvinisme, ( Surabaya: Momentum, 2009 ). Berkhof Louis, Sistematika Teologi, Doktrin Allah, ( Surabaya: Momentum, 2010 ).
Childers Alisa, Bagaimana Mengenali Kekristenan Progresif Melalui Teologi, “ Kekristenan Progresif Bagian 3, Last Modified 2023, accesed April 23,2024,https://www.impact360institute.org/articles/how-to-recognize-progressive- christianity-through-theology/.
Conf. Belg. Art.XIX, Heidelberg Cat, Pertanyaan 15-18; Canon of Dort,II.Art,IV.
D.Phillip Richard, Philip G.Ryken dan Mark.E.Dever, Gereja, Satu,Kudus, Katolik, dan Rasuli,
( Surabaya: Momentum, 2012.
De Fiores Stefano, Maria nel Mistero di Cristo e della Chiesa, Roma : Edizioni Monfortane, 1995.
E. Gaston Thomas, “ The Influence of Platonism on the Early Aplogist,” Heythrop Journal Quarterly Review of Philosophy and Theology 50, no.4 (2009): 573-80, https://doi.org/10.1111/j.14682265.2008.00448.x
Giddens Anthony, The Consequences of Modernity ( Stanford, Calif : Stanford University Press, 1990 ).
H.Swinton,J & Mowat, Practical Theology and Qualitatve Research., Second (SCM Press, 2016).
Hick, John A Christian Theology of Relegions : The Rainbow of Faith, ( Louisville: Westminster John Knox ,1995 ).
Koo Y.J., “ The Role of the Holy Spirit in John 15:26.,” Journal of the Evangelical Theological Society,60.No.1 (2017).
Kuyper Abraham, The Problem Of Poverty, ed, J.W. Skillen ( Grand Rapids: Baker, 1991 ). Kuyper, Sphere Sovereingty, dalam James Bratt,ed, Kuyper : A.Centennial Reader.
L. Geisler Norman, Etika Kristen, Pilihan dan Isu Kontemporer, ( Malang : Literatur SAAT, 2023 ).
M.J Erickson, Christian Theology ( Baker Academic, 2015 ).
Marbun J.S., Roh Kudus dan Kebenaran Sebuah Refeleksi Teologis, ( Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021 ).
Rethinking Trinitrian Missiology, dalam Global Misiologi for 21 Century ( Grand Rapids : Baker Academic, 2000).
S. Budiman Kalvin, 7 Model Kristologi Sosial, Mengaplikasikan Spiritualitas Kristen dalam Etika Sosial, ( Malang: SAAT, 2013 ).
Setiabudi Nathan, KLO-TKYSMS, Kader Leverage Oikumene, Tubuh Kristus Yang Sempurna Menjadi Satu, ( Jakarta: Suara GKYE Peduli Bangsa, 2010 ).
Sianturi Marudut, Ajaran Corpus Delicti Erastus Sabdono yang Menyesatkan, E-Book, https://marudutsianturi,wordpress.com/2020/03/31/ajaran-corpus-delicti- erastus=sabdono-yang-menyesatkan/
Tomlinson, Globalization and Culture, ( Chicago : University Chicago,1999 ).
Tridarminto Yusak, Wajah Kristus di Mata Warga Masyarakat Multikultural Indonesia, orasi pada Dies Natalis kr 4 Universitas Halmahera, Tobelo,2012,
Yanto Matalu Muriwali, Apologetika Kristen, Malang: GKKR, 2018 ).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Weni Lolinga

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






