Abstract
Virtual public spaces have become the primary arena for identity formation and moral orientation among adolescents, including Christian adolescents, who increasingly interact through digital media. The existence of hate speech, identity-based disinformation, and numerous interreligious attacks among adolescents indicates that digital spaces are no longer neutral but have become a medium for the systematic formation of radical attitudes. This study aims to analyze the dynamics of digital radicalization and formulate an ethical response by Christian adolescents to diversity in virtual public spaces. The method used is a qualitative approach through a literature review, which concludes that digital radicalization among adolescents is an expression of an identity crisis and a search for meaning, reinforced by the dynamics of virtual public spaces as a new theological arena. In this context, Christian ethics serve as a source of cultural resistance, offering a reflective framework to challenge exclusive narratives and polarization. The integration of critical digital literacy and reflective spirituality forms a model of ethical transformation that fosters an open, dialogical, and responsible identity, enabling Christian adolescents to respond to the complexity of the digital ecosystem in a transformative and sustainable manner.
Abstrak
Ruang publik virtual telah berkembang menjadi arena utama pembentukan identitas dan orientasi moral remaja, termasuk remaja Kristen, yang semakin intens berinteraksi melalui media digital. Adanya ujaran kebencian, disinformasi berbasis identitas, dan banyaknya komentar saling serang lintas agama di kalangan remaja menunjukkan bahwa ruang digital tidak lagi netral, melainkan menjadi medium pembentukan sikap radikal secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika radikalisasi digital serta merumuskan respons etis remaja Kristen terhadap keberagaman di ruang publik virtual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Dapat disimpulkan bahwa radikalisasi digital pada remaja merupakan ekspresi krisis identitas dan pencarian makna yang diperkuat oleh dinamika ruang publik virtual sebagai arena teologis baru. Dalam konteks ini, etika Kristen berfungsi sebagai sumber resistensi kultural yang menawarkan kerangka reflektif untuk menantang narasi eksklusif dan polarisasi. Integrasi antara literasi digital kritis dan spiritualitas reflektif membentuk model transformasi etis yang menumbuhkan identitas yang terbuka, dialogis, dan bertanggung jawab, sehingga remaja Kristen mampu merespons kompleksitas ekosistem digital secara transformatif dan berkelanjutan.
Full text article
References
Aduragba, Olanrewaju Tahir, Jialin Yu, and Alexandra I Cristea. "Religion and Spirituality on Social Media in the Aftermath of the Global Pandemic." In 2023 IEEE International Conference on Big Data (BigData), 5704–5713. 2023.
Agai, Mehri S. "Disconnectivity Synced with Identity Cultivation: Adolescent Narratives of Digital Disconnection." Journal of Computer-Mediated Communication 27, no. 6 (2022): 1–11.
Alli, Dominggus, dan Jerianda Umbu De Haan. "Dinamika Iman dan Identitas Kristen pada Remaja: Tantangan dan Peluang di Era Digital." THEOSEBIA: Journal of Theology, Christian Religious Education and Psychospiritual 2, no. 2 (2025): 31–43.
Bato, Patrisia Rera, dan Emmeria Tarihoran. "Pembentukan Karakter Melalui Katekese Digital: Perspektif Pendidikan Nilai Kristiani." Jurnal Magistra 2, no. 2 (2024): 101–109.
Bia, Omega, Ivony Welchristin Adelis Oematan, dan Yakobus Adi Saingo. "Kontribusi Pemuda Kristen dalam Mencegah Penyebaran Ideologi Radikalisme Melalui Media Sosial." Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 3, no. 1 (2025): 135–150.
Christie, Chanita. "Pemuridan Remaja Kristen di Era Digital: Strategi Kontekstual Melalui Pendidikan Agama dan Literasi Iman Bangsa-Bangsa." REDOMINATE Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 6, no. 2 (2025): 18–34.
Corbett, Bethany, et al. The Development of Polarization: An Ecological Systems Approach. Preprint, August 30, 2024. https://doi.org/10.31219/osf.io/zj4wb.
Djufri, Djufri. "Budaya Algoritmik: Bagaimana AI Membentuk Identitas Manusia dan Norma Sosial." Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 8, no. 2 (2025): 176–184.
Elizabeth, Elizabeth, and Grace Mikaere. "Christian Service Ethics in Facing the Challenges of the Digital World: A Theological-Ethical Perspective on Digital Engagement." Ministries and Theology 2, no. 2 (2025): 55–64.
Falah, Muhammad Haizul, dan Matroni Matroni. "Pancasila sebagai Living Ideology: Strategi Deradikalisasi dan Penguatan Toleransi di Tengah Arus Globalisasi Digital." Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 4, no. 3 (2025): 763–782.
Gulo, Rezeki Putra, Nikarni Zai, dan Semy Djulandy Balukh. "Integrasi Logika Kritis dalam Pendidikan Agama Kristen: Membangun Iman yang Rasional di Era Digital." SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 6, no. 1 (2025): 38–55.
Huston, Thomas. "Social Media for Teaching Empathy, Civil and Moral Development, and Critical Thinking." In Exploring Ethical Problems in Today's Technological World, 120–140. IGI Global Scientific Publishing, 2022.
Iswaratama, Aulia. "The Role of Virtual Communities in Encouraging Social Interaction in the Digital Era." HISTORICAL: Journal of History and Social Sciences 3, no. 1 (2024): 51–61.
Kia, A. Dan, dan Gilbert Timothy Majesty. Konstruksi Pendidikan Agama Kristen di Era Disrupsi. Bandung: Penerbit Widina, 2025.
Kornbluh, Mariah, et al. "Exploring Facilitators and Disruptors of Polarization During Adolescence Within Contested Settings: A Case Study of Catholic and Protestant Youth in Northern Ireland." Journal of Adolescent Research, 2025, 07435584251344215.
Kumowal, Royke Lantupa. "Moderasi Beragama sebagai Tanggapan Disrupsi Era Digital." DA'AT: Jurnal Teologi Kristen 5, no. 2 (2024): 126–150.
Kusumastuti, Adhi, dan Ahmad Mustamil Khoiron. Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP), 2019.
Larosa, Setiaman. "Respons Pendidikan Agama Kristen Berbasis Teologi Publik terhadap Praktik Vigilantisme Digital." Metanoia 7, no. 2 (2025): 100–117.
Lumbantobing, Kristin Danayun, dan Riris Johanna Siagian. "Tantangan dan Peluang Gereja dalam Pembentukan Karakter di Era Modern." EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 6, no. 2 (2025): 194–206.
Mahendra, Yogi. "Kepemimpinan Gereja dan Radikalisme: Studi Respons Pastoral terhadap Intoleransi Keagamaan di Indonesia." Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan 15, no. 1 (2025): 1–15.
Mai, Aaiming, and Wen Sun. "The Crisis and Reconstruction of Youth Identity in the Social Media Era." Critical Humanistic Social Theory 2, no. 3 (2025).
Manguju, Yudha Nugraha. "E-Klesiologi: Dinamika Berkomunitas di Era Digital sebagai Upaya Membangun Konsep Gereja Digital (Digital Church)." Skripsi, Universitas Kristen Duta Wacana, 2023.
Manongga, John, et al. "Experiencing Leadershift: Model Kepemimpinan Pneumatokratis Transformasional Pentakostal." CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 6, no. 2 (2025): 247–268.
Mas'ud, Fadil, dan Anif Istianah. "Ekosistem Digital dan Narasi Kebangsaan: Relevansi Pancasila sebagai Penuntun Etika Publik Virtual." Haumeni Journal of Education 5, no. 1 (2025): 18–26.
Mbelanggedo, Nelci, dan Semy Djulandy Balukh. "Pendidikan Agama Kristen Inklusif di Era Post-Truth: Pendekatan Dialog Interspiritual." Imitatio Christo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2025): 46–59.
Mondolu, Debby Christ, Hendrik Bernadus Tetelepta, and Talizaro Tafonao. "Moderasi dan Inklusivitas dalam Pendidikan Kristen: Membangun Resistensi terhadap Radikalisme Teologis." Jurnal Teologi Injili 5, no. 1 (2025): 57–74.
Muda, Stefanus Dama, dan Florianus Pruda Muda. "Transformasi Pastoral Keluarga Katolik di Era Digital: Sebuah Kajian Literatur Teologis dan Sosial." Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, 2025, 65–79.
Mumu, Andre Shevcenco. "Pendekatan Pendidikan Pastoral terhadap Krisis Identitas Remaja Gereja di Era Digital." PASOLO: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2025): 1–15.
Munibi, Ahmad Zaki. "Language as a Catalyst for Shaping Religious Identity and Political Ideology in the Era of Social Media." Jurnal Multidisiplin West Science 4, no. 07 (2025): 944–956.
Musyafak, Najahan, dan Lulu Choirun Nisa. Resiliensi Masyarakat Melawan Radikalisme: Aksi Damai dalam Konflik Agama. Semarang: Lawwana, 2020.
Oorschot, Frederike van. "Public Theology Facing Digital Spaces: Public Theology, Digital Theology and Changing Spaces for Theological Reasoning." International Journal of Public Theology 16, no. 1 (2022): 55–73.
Paembonan, Yanni, dan Daniel Ronda. "Revitalisasi Nilai-Nilai Imago Dei dalam Pembentukan Karakter Anak pada Era Digital." SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2024): 97–111.
Patibang, Ocsilia Imel, et al. "Citra Manusia dalam Teologi Kristen: Sebuah Tinjauan Humanis terhadap Imago Dei." HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis 3, no. 1 (2025): 188–199.
Pratap, Abhinav, dan Amit Pathak. From Public Square to Echo Chamber: The Fragmentation of Online Discourse. arXiv preprint, 2025. https://doi.org/10.48550/arXiv.2501.18441.
Purwoto, Heri. "Transformasi Kepribadian Melalui Augmentasi Teknologi: Perspektif Imago Dei." Jurnal Teologi Cultivation 9, no. 2 (2025): 425–451.
Rahman, Hakikur. "The Ethical Dimensions of Digital Interactions." In Digital Citizenship and Building a Responsible Online Presence, 123–164. IGI Global Scientific Publishing, 2025.
Rusmiati, Elis Teti, Filda Angellia, dan Radja Erland Hamzah. "Echo Chamber dan Eksklusivisme Beragama di Ruang Digital." WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi 24, no. 1 (2025): 266–276. https://doi.org/10.32509/wacana.v24i1.4541.
Santoso, Bagus, et al. "Representasi Kehidupan Ideal dan Tekanan Sosial di Instagram: terhadap Strategi Pencitraan Diri di Kalangan Anak Muda." Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 2, no. 12 (2025): 787–796.
Sarimbangun, Ramli, et al. "Inkarnasi Misi Allah dalam Ruang Digital: Dimensi Etis dan Pluralitas Sosio-Kultural." EIRENE: Jurnal Ilmiah Teologi 10, no. 2 (2025): 262–278.
Shin, Donghee. "Misinformation, Extremism, and Conspiracies: Amplification and Polarization by Algorithms." In Artificial Misinformation: Exploring Human-Algorithm Interaction Online, 49–78. Springer, 2024.
Syahid, Achmad, et al. "Generasi Milenial: Diskursus Teologi, Pendidikan, Dinamika Psikologis dan Kelekatan pada Agama di Era Banjir Informasi." Rajawali Pers, 2019.
Tarumingi, Denny Adri. Mengasihi dalam Perubahan Pendidikan Agama Kristen di Tengah Perubahan Zaman. Sulawesi Utara: Gema Edukasi Mandiri, 2024.
Wartika, Eti. "Spiritualitas Generasi Muda Kristen dalam Arus Postmodern." SAINT PAUL'S REVIEW 5, no. 1 (2025): 282–296.
Authors
Copyright (c) 2026 MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.