Manajemen Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus Model Sekolah Minggu Inklusif yang Terstruktur dan Berkelanjutan

Cynthia Adriany Sudarma (1), Erna Iskandar (2)
(1) Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest Tangerang, ID,
(2) Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest Tangerang, ID

Abstract

Ministry for children with special needs in churches typically remains a program dependent on a few individuals rather than a system embedded in organizational structure. This study develops a structured, sustainable management model for inclusive Sunday school. It employs a prescriptive qualitative method through a literature study of twenty-seven sources in disability theology, inclusive education, and management, analyzed thematically and synthesized through four management functions. The result is a model organizing ministry into planning, organizing, actuating, and controlling, with success indicators for each function and three implementation stages. The model rests on a theology of the wholeness of Christ’s body in 1 Corinthians 12:22-23, which positions children with special needs as indispensable members rather than instruments toward other ends. Its novelty lies in shifting the level of analysis from pedagogy to institutional governance.


 


Abstrak


Pelayanan anak berkebutuhan khusus di gereja umumnya masih berbentuk program yang bergantung pada inisiatif segelintir orang, bukan sistem yang tertanam dalam struktur organisasi. Peneli-tian ini merumuskan model manajemen sekolah minggu inklusif yang terstruktur dan berkelanjutan. Metodenya kualitatif preskriptif melalui studi pustaka terhadap 27 sumber teologi tentang disabilitas, pendidikan inklusif, dan manajemen, yang dianalisis secara tematik, lalu disintesiskan menggunakan 4 fungsi manajemen. Hasilnya berupa model yang menata pelayanan ke dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan, disertai indikator keberhasilan pada setiap fungsi serta tiga tahap penerapan. Model ini bertumpu pada teologi keutuhan tubuh Kristus dalam 1 Korintus 12:22-23, yang menempatkan anak berkebutuhan khusus sebagai anggota yang tidak tergantikan, bukan sebagai sarana untuk tujuan lain. Kebaruan penelitian terletak pada perpindahan level analisis dari pedagogi ke tata kelola institusional.

Full text article

Generated from XML file

References

Christia, Verra Ria, et al. “Pengaruh Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pembentukan Karakter Anak yang Berkebutuhan Khusus di Sekolah Minggu Gereja Kristen Setia Indonesia Menining.” Indonesian Journal of Religious 4, no. 2 (2021): 1–12.

Eiesland, Nancy L. The Disabled God: Toward a Liberatory Theology of Disability. Nashville: Abingdon Press, 1994.

Friend, Marilyn, and William D. Bursuck. Including Students with Special Needs: A Practical Guide for Classroom Teachers. 8th ed. Boston: Pearson, 2019.

Henriques, Emanuela Dona Tey, Klemensia Nini, and Sebastiana Unitly. “Pastoral Disabilitas dalam Gereja Katolik: Meninjau Tantangan dan Peluang Pelayanan Inklusif.” Jurnal Pelayanan Pastoral 6 (2025): 73–85.

Iskandar, Erna. “Kepemimpinan yang Mendengar: Atensitas sebagai Visi Profetik Pemimpin Perempuan dalam Lanskap Eklesiologis Post-Digital.” MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 7, no. 2 (2025): 198–207.

Lee, Amy Fenton. Leading a Special Needs Ministry. Nashville: B&H Publishing Group, 2016.

Mentria Cambah, T., A. Binti, and S. Selpie. “Gereja dan Hak Anak Berkebutuhan Khusus: Studi Kualitatif tentang Sekolah Minggu di Jemaat GKE Galilea Palangka Raya.” Jurnal Teologi Pambelum 5, no. 1 (2025): 127–144.

Mongi, K. L. “Pandangan Terhadap Disabilitas: Upaya Menjadikan Gereja Inklusi.” Jurnal Teologi Cultivation 6, no. 2 (2022): 78–89.

Nisa, Khairun, Sambira Mambela, and Luthfi Isni Badiah. “Karakteristik dan Kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus.” Jurnal Abadimas Adi Buana 2, no. 1 (2018): 33–40.

Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Jakarta: Sekretariat Negara, 2016.

Sejati, Irfanda Rizki Harmono, and Yemima Veronica. “Gereja Anak Berkebutuhan Khusus Eben Haezer Salatiga: Manajemen dan Fungsi Musik Gereja.” Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni 8, no. 2 (2025): 116–134.

Setiawan, Eko Agus. “Pengembangan Pelayanan bagi Anak Sekolah Minggu dengan Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) di Gereja Tabgha Cabang Batu Aji.” Jurnal Tabgha 4, no. 2 (2023): 83–92.

Simanjuntak, C. P. “Model Konseptual PAK Inklusif bagi Anak Disabilitas: Sintesis Diferensiasi dan Universal Design for Learning (UDL).” The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan 12, no. 1 (2026): 102–121.

Siregar, R., and Yanto Paulus Hermanto. “Manajemen Emosi Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Perspektif Iman Kristiani.” Integritas: Jurnal Teologi 5, no. 2 (2023): 160–163.

Smith, Deborah Deutsch, and Naomi Chowdhuri Tyler. Introduction to Special Education: Making a Difference. 7th ed. Upper Saddle River, NJ: Merrill/Pearson, 2010.

Swinton, John. Becoming Friends of Time: Disability, Timefullness, and Gentle Discipleship. Waco: Baylor University Press, 2016.

Tataung, Jurdila Angelia. “Peran Manajemen Gereja terhadap Kaum Disabilitas dan Akses ke dalam Pelayanan Gereja.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 8 (2024): 59–65. https://doi.org/10.5281/zenodo.11063726.

Tarigan, Jeimme Ulin. “Ibadah Inklusi Bersama Orang dengan Disabilitas Intelektual.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 5, no. 1 (2021): 27–41.

Terry, George R. Principles of Management. 8th ed. Homewood, IL: Richard D. Irwin, 1977.

Thermanto, D. S. S., and Yoel Triyanto. “Menafsir Ulang Iman Anak Berkebutuhan Khusus: Kajian Literatur Teologi Disabilitas Konteks Indonesia.” Jurnal Silih Asah 2, no. 2 (2025): 168–182.

Wicaksono, Arif, and Felicia Irawaty. “Gereja Inklusif: Membangun Komunitas Ramah yang Mampu Menangkal Stigma terhadap Kaum Difable.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 6, no. 2 (2023): 191–209.

Wihardja, David Aripin, and Yanto Paulus Hermanto. “Mengakomodasi Kebutuhan Rohani Anak Berkebutuhan Khusus di GBI Bethel Bandung.” Paramathetes: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2025): 52–64.

Yong, Amos. Theology and Down Syndrome: Reimagining Disability in Late Modernity. Waco: Baylor University Press, 2007.

Yulianti, and Ayub Budi Anggoro. “Model Ibadah Sekolah Minggu Inklusif-Holistik bagi Anak Autistik dalam Gereja Masa Kini.” Jurnal Penelitian STT Gamaliel 5, no. 2 (2017): 21–34.

Zai, Suardin, Yusuf Setiawan Sudarso Kusumo, and Suarman Zai. “Membangun Resiliensi Spiritual Kristen pada Anak Berkebutuhan Khusus Ditinjau dari Pandangan Teologi Disabilitas.” Jurnal Silih Asuh: Teologi dan Misi 1, no. 2 (2024): 111–124.

Authors

Cynthia Adriany Sudarma
ynthiasudarma@gmail.com (Primary Contact)
Erna Iskandar

Article Details