Membedah Kurikulum PK2T di SMP BPK Penabur Cinere: Eksplorasi Pemikiran Karl Marx dan Tantangan Multikulturalisme

Penulis

  • Daniel Sudibyo Tjandra Sekolah Tinggi Teologi IKAT, Jakarta
  • Friska Laurina Piay Sekolah Tinggi Teologi IKAT
  • Miranda Gultom Sekolah Tinggi Teologi IKAT, Jakarta
  • Fitra Agustina Siregar Sekolah Tinggi Teologi IKAT, Jakarta
  • Rudi Makaromase
  • Clary Kowimbin Sekolah Tinggi Teologi IKAT, Jakarta
  • Berkat Elshaday Sitompul Sekolah Tinggi Teologi IKAT, Jakarta

Kata Kunci:

BPK Penabur, Karl Marx, Kurikulum PK2T, Multikulturalisme.

Abstrak

Pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik, terutama di masyarakat multikultural. Pendidikan Karakter Kristiani Tirtamarta (PK2T) di SMP BPK Penabur Cinere bertujuan menanamkan nilai Kristiani dan kepemimpinan berbasis agama, namun menghadapi tantangan dalam menyelaraskannya dengan keberagaman sosial. Studi ini menggunakan perspektif Karl Marx untuk menganalisis peran PK2T dalam reproduksi struktur sosial dan tantangan multikulturalisme. Melalui metode kualitatif eksploratif, penelitian menemukan bahwa kurikulum PK2T membentuk karakter siswa tetapi perlu lebih inklusif. Meskipun kegiatan seperti Christian Leadership dan Studi Sosial mendukung pemahaman keberagaman, masih ada ruang perbaikan agar semua siswa merasa diterima. Temuan ini diharapkan memberi wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang kurikulum yang lebih adaptif terhadap masyarakat plural.

Referensi

Najmina. “Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Bangsa Indonesia“ Jupiis jurnal pendidikan ilmu-ilmu sosial (2018).

Lafau et al. “Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kristiani (PKBN2K) dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas“ Jurnal educatio jurnal pendidikan indonesia (2023).

Solikhah et al. “Pengajaran Agama Berbasis Nilai-Nilai Multikultural: Peluang dan Strateginya“ Belantika pendidikan (2021).

Rantio dan Rahman. “Multikulturalisme Pendidikan Agama Islam“ Journal of education and instruction (joeai) (2022).

Pandanwangi et al. “Pendampingan Pembuatan Karya Seni 3 Dimensi Dengan Menggunakan Material Bata Ringan Untuk Guru-Guru Seni Rupa di BPK Penabur Jakarta“ Aksara jurnal ilmu pendidikan nonformal (2022).

Lafau, N., Kurniawati, K., & Marta, N. (2023). Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kristiani (pkbn2k) dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas. Jurnal Educatio Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 537. https://doi.org/10.29210/1202322941

Najmina, N. (2018). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter bangsa indonesia. Jupiis Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 52. https://doi.org/10.24114/jupiis.v10i1.8389

Pandanwangi, A., Dewi, B., & Sugianto, A. (2022). Pendampingan pembuatan karya seni 3 dimensi dengan menggunakan material bata ringan untuk guru-guru seni rupa di bpk penabur jakarta. Aksara Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(3), 2053. https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2053-2062.2022

Rantio, G. and Rahman, S. (2022). Multikulturalisme pendidikan agama islam. Journal of Education and Instruction (Joeai), 5(1), 85-92. https://doi.org/10.31539/joeai.v5i1.3246

Solikhah, R., Setyaningrum, A., & Adiningsih, Z. (2021). Pengajaran agama berbasis nilai-nilai multikultural: peluang dan strateginya. Belantika Pendidikan, 4(1), 57-63. https://doi.org/10.47213/bp.v4i2.99

Banks, J. A. (2009). Diversity and citizenship education in multicultural nations∗. Multicultural Education Review, 1(1), 1–28.

Luthfi, A., & Khairullah, K. (2019). Agama Sebagai Tempat Pelarian Diri (?): Suatu Tinjauan Sosiologi Agama Perspektif Karl Marx. Bina’al-Ummah, 14(1), 1–16.

Marx, K., & Engels, F. (1848). The Communist Manifesto (1848). New York.

Mubit, R. (2016). Peran Agama Dalam Multikulturalisme Masyarakat

Indonesia. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 11(1). Https://Doi.Org/10.21274/Epis.2016.11.1.163-184

Piay, F. L., Stevianus, D., & Nixon, G. (2021). Agama Kristen Sebagai Opium Masyarakat Dan Implikasi Terhadap Integrasi Nasional. Prosiding Pelita Bangsa, 1(2), 200– 207.

Puspita, Y. (2018). Pentingnya Pendidikan Multikultural. Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas Pgri Palembang.

Rahardjo, S., Widyastuti, Y., & Rumpoko, T. M. (2020). Efek Imunologi Pada Penggunaan Opioid Akut Dan Kronis. Jurnal Komplikasi Anestesi, 7(3), 83–95.

Schalk-Soekar, S. R. G., & Van De Vijver, F. J. R. (2008). The Concept Of Multiculturalism: A Study Among Dutch Majority Members.

Tjandra, Daniel Sudibyo. Implementation Of The Independent Curriculum In Christian Education Lessons. Qalamuna. Volume 16 Number 1 (2024) Page: 719-732

Woodhead, C. (2011). The Ottoman World. Routledge.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-03