Pedagogi Integratif Pendidikan Agama Kristen: Mengartikulasikan Spiritualitas dan Kepemimpinan Pelayan pada Peserta Didik Sekolah Menengah Teologi Kristen

Authors

  • Martinus Laia Sekolah Tinggi Teologi Katharos Indonesia Bekasi
  • Hermanus Adok Sekolah Tinggi Teologi Katharos Indonesia Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.52220/n0bz8169

Keywords:

Christian religious education; character development; integrative paradigm; learning model; spirituality of servant leadership; model pembelajaran; paradigma integratif; pengembangan karakter; pendidikan agama Kristen; spiritualitas kepemimpinan pelayan muda

Abstract

This study aims to explore the implementation of the integrative paradigm in Christian religious education at Sekolah Menengah Teologi Kristen Katharos Indonesia, Bekasi, focusing on the development of spirituality and servant leadership among young ministers. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The findings show that the integrative paradigm enhances students’ understanding of faith, spiritual discipline, and servant leadership character. The identity as prospective young ministers is shaped through the integration of doctrinal learning, spiritual habits, teacher role models, and real service practice. However, challenges were identified, including limited contextual learning models, a lack of synergy between the school and the church, and inconsistency in students’ daily spiritual practices. This study concludes that the integrative paradigm is a strategic approach to forming young Christians with theological skills and spiritual character aligned with the needs of the church and modern society. 

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan paradigma integratif dalam pendidikan agama Kristen di Sekolah Menengah Teologi Kristen Katharos Indonesia, Bekasi, dengan fokus pada pengembangan spiritualitas dan kepemimpinan pelayan muda. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma integratif dapat meningkatkan pemahaman iman, kedisiplinan spiritual, serta karakter kepemimpinan yang melayani di kalangan siswa. Identitas sebagai calon pelayan muda terbentuk melalui integrasi pembelajaran doktrinal, pembiasaan rohani, keteladanan guru, serta praktik pelayanan yang nyata. Namun, ditemukan juga tantangan berupa terbatasnya model pembelajaran kontekstual, kurangnya sinergi antara sekolah dan gereja, serta inkonsistensi dalam praktik spiritual siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa paradigma integratif merupakan pendekatan strategis untuk membentuk generasi muda Kristen yang memiliki keterampilan teologis dan karakter spiritual yang sesuai dengan kebutuhan gereja dan masyarakat modern. 

References

Batsira, Ananda D. "Visi dan Ambisi di Kalangan Mahasiswa STT GPI Papua: Antara Panggilan Pelayanan dan Pencapaian Pribadi." JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 3 (2025): 34–46. https://doi.org/10.61404/juitak.v3i3.418.

Bulan, Susanti Embong. "Mengintegrasikan Iman dan Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Kristen: Pendekatan Teologis oleh James R. Estep." RERUM: Journal of Biblical Practice 4, no. 2 (2024): 156–175.

Du Plessis, Amanda L., dan Carol M. Nkambule. "Servant Leadership as Part of Spiritual Formation of Theological Students in Contextualisation of 21st Century Theological Training." HTS Teologiese Studies / Theological Studies 76, no. 2 (2020): 1–9. https://doi.org/10.4102/hts.v76i2.5959.

Gea, Ferimawati, dan Martha Mulyani Kurniawan. "Makna Pendidikan Agama Kristen Bagi Pembentukan Moral Dan Spiritualitas Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama." Jurnal Silih Asah 2, no. 2 (2025): 129–144. https://journal.sttkb.ac.id/index.php/SilihAsah/article/view/99.

Haninuna, Benyamin, et al. "Pendidikan Agama Kristen sebagai Sarana Pembentukan Pemimpin Pelayan (Servant Leader)." HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 10, no. 2 (2025): 257–272. https://doi.org/10.52104/harvester.v10i2.381.

Ma'rifat, Iryanto Irvan Jaya Rifka Alkhilyatul, dan I Made Suraharta. Kapita Selekta Pendidikan Agama Kristen. Bandung: [Penerbit], 2024.

Novri, Novri, Gita Lestari, dan Vincen Tonapa. "Pendidikan Agama Kristen (PAK) Berperan sebagai Dasar Moral dalam Membentuk Karakter Remaja di Era Digital." Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 2, no. 3 (2025): 178–191. https://doi.org/10.61132/sabar.v2i3.1188.

Sawor, Lewi, dan Henoch Budiyanto. "Peran Teori Kepemimpinan Melayani Greenleaf Pada Peningkatan Manajemen Karyawan Dalam Budaya Kerja." Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (2023): 177–193. https://doi.org/10.55076/didache.v4i2.169.

Sitompul, Arif S., et al. "Management and Leadership in Christian Educational Institutions." Jurnal Multidisiplin Sahombu 5, no. 08 (2025): 2456–2468. https://doi.org/10.58471/jms.v5i08.

Tarore, Renita Novia, et al. "Karakter Kepemimpinan Pemuda Kristen: Peran Pendidikan Agama Kristen Gereja Meningkatkan Kepemimpinan Spiritualitas." Indonesian Journal of Religion 6, no. 2 (2023): 129–140. https://indonesiastt.ac.id/journal/index.php/ijr/article/view/58.

Zebua, Syukurman, Steven Tong Siburian, Denny Zakhirsyah, Stevan Andi Pinoa, dan Aloycius Reinhard Rende. "Menanamkan Spiritualitas Kepemimpinan Kristiani melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen." HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 10, no. 2 (2025): 173–187.

Lepa, Royke, dkk. Paradigma Spiritualitas Kristen di Era 5.0. Yogyakarta: Andi Offset, 2022.

Downloads

Published

2024-08-30

Issue

Section

Articles