Whole-Person Education dalam Perspektif Kristiani: Integrasi Iman, Nalar, Karakter, dan Tanggung Jawab

Authors

  • Kalmora Marsela Ndruru Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest, Tangerang
  • Jeslin Jeslin Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest, Tangerang
  • Viviana Viviana Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest, Tangerang
  • Palma Senolinggi Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest, Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.52220/3zwgs152

Keywords:

character education; Christian education; faith integration; holistic education; moral responsibility; whole-person education; integrasi iman; pendidikan karakter; pendidikan Kristiani; pendidikan holistik; tanggung jawab moral

Abstract

Whole-person education in the Christian perspective is an educational approach that emphasizes the holistic development of human beings, encompassing spiritual, intellectual, emotional, social, moral, and physical dimensions. This article examines how integrating faith, reason, character, and social responsibility can lay the foundation for holistic, transformative Christian education. The method employed is library research, analyzing literature in theology, philosophy of education, and contextual Christian education. The findings indicate that Christian education is oriented not merely toward knowledge transfer but toward the formation of Christlike character, faith-grounded critical thinking, and a sense of responsibility toward others, the church, society, and the environment. The integration of faith and reason helps learners understand that knowledge and spirituality are mutually complementary in the light of God's truth. Whole-person education in the Christian perspective thus offers a relevant educational model for forming individuals who are spiritually mature, intellectually capable, morally sound, and socially responsible.

Abstrak

Whole-person education dalam perspektif Kristiani merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pengembangan manusia secara utuh, meliputi dimensi spiritual, intelektual, emosional, sosial, moral, dan fisik. Artikel ini bertujuan mengkaji bagaimana integrasi iman, nalar, karakter, dan tanggung jawab sosial dapat menjadi dasar pembentukan pendidikan Kristen yang holistik dan transformatif. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis literatur teologi, filsafat pendidikan, dan pendidikan Kristen kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Kristiani tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter serupa Kristus, kemampuan berpikir kritis yang berlandaskan iman, serta kesadaran tanggung jawab terhadap sesama, gereja, masyarakat, dan lingkungan. Integrasi iman dan nalar menolong peserta didik memahami bahwa ilmu pengetahuan dan spiritualitas saling melengkapi dalam terang kebenaran Allah. Dengan demikian, whole-person education dalam perspektif Kristiani menjadi model pendidikan yang relevan untuk membangun manusia yang dewasa secara iman, cerdas secara intelektual, matang secara karakter, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

References

Downloads

Published

2025-08-30

Issue

Section

Articles