Peran Gembala dalam Menangkal Dekadensi Moral di Era Globalisasi

Telaah Teologis terhadap Tantangan Fantasi Sedarah dalam Pendidikan Kristen Kontekstual

Authors

DOI:

https://doi.org/10.52220/z8rxs546

Keywords:

contextual Christian education, incestuous fantasies, moral decadence, pastors, dekadensi moral, fantasi sedarah, gembala, globalisasi, pendidikan Kristen

Abstract

The era of globalization and digital culture has led to a shift in moral values, including within Christian communities. Unlimited access to information has contributed to the normalization of deviant behaviors, such as the phenomenon of incestuous fantasies, which now pose a real threat to sexual ethics and spirituality. This study examines the role of pastors in addressing moral decay, particularly in response to the challenge of incestuous fantasies, through a contextual Christian educational approach. Using a descriptive qualitative method and literature review, this research analyzes theological and faith education sources. The findings emphasize that pastors have both pastoral and pedagogical responsibilities to build their congregations' moral resilience through integrative education. It is crucial for pastors to understand sexual challenges from a theological perspective and the impact of incestuous fantasies, enabling them to respond by developing Christian education as an effective theological tool to counter the normalization of deviant behaviors in the era of globalization.

Abstrak

Era globalisasi dan perkembangan budaya digital telah menyebabkan pergeseran nilai moral, termasuk dalam komunitas Kristen. Akses informasi yang tidak terbatas turut memicu normalisasi perilaku menyimpang, salah satunya fenomena fantasi sedarah yang kini menjadi ancaman bagi etika seksual dan spiritualitas umat. Penelitian ini bertujuan menelaah peran gembala dalam menangkal dekadensi moral, khususnya terkait tantangan fantasi sedarah, melalui pendekatan pendidikan Kristen yang kontekstual. Dengan metode kualitatif deskriptif dan studi pustaka, penelitian ini mengkaji literatur teologis dan pendidikan iman. Hasil kajian menegaskan bahwa gembala memiliki tanggung jawab pastoral dan pedagogis untuk membangun ketahanan moral jemaat melalui pendidikan yang integratif. Penting bagi gembala memahami tantangan seksualitas dalam perspektif teologis dan dampak fantasi sedarah, sehingga mampu meresponsnya dengan membangun pendidikan Kristen sebagai instrumen teologis yang efektif dalam menangkal normalisasi perilaku menyimpang di era globalisasi.

 

 

References

Amanda, Amanda, and Hetty Krisnani. “Analisis Kasus Anak Perempuan Korban Pemerkosaan Inses.” Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial 2, no. 1 (2019): 120.

Arifianto, Yonatan Alex. “Dekadensi Moral Dalam 2 Timotius 3: 1-7: Reflektif Spritualitas Manusia Di Era Disrupsi.” Jurnal Missio Cristo 6, no. 1 (2023): 63–80.

———. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pendidikan Etis-Teologis Mengatasi Dekadensi Moral Di Tengah Era Disrupsi.” Jurnal Pendidikan Agama Kristen REGULA FIDEI 6, no. 2 (2021): 362–387.

Azizih, Siti Nur Wafiq, and Hideo Douzat Wibowo. “Analisis Viktimologi Dalam Kejahatan Inses.” Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara 1, no. 3 (2023): 106–127.

Azzahra, Elsya Ikhsani. “Tindak Pidana Kekerasan Seksual Inses Pada Anak Dalam Hukum Positif Indonesia.” Journal of Contemporary Law Studies (2024).

Budiarto, Gema. “Indonesia Dalam Pusaran Globalisasi Dan Pengaruhnya Terhadap Krisis Moral Dan Karakter.” Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo 13, no. 1 (2020): 50–56.

———. “Indonesia Dalam Pusaran Globalisasi Dan Pengaruhnya Terhadap Krisis Moral Dan Karakter.” Pamator Journal (2020).

Butler, Lee. “The Spirit Is Willing and the Flesh Is Too: Living Whole and Holy Lives Through Integrating Spirituality and Sexuality.” In Loving the Body, 111–120. Palgrave Macmillan, New York, 2004. https://link.springer.com/chapter/10.1057%2F9781403980342_7.

Chaterine, Rahel Narda, and Danu Damarjati. “Viral Grup Inses Di FB, Anggota DPR: Tak Bermoral Dan Harus Ditindak!” Kompas.Com. Last modified 2025. https://nasional.kompas.com/read/2025/05/16/18213191/viral-grup-inses-di-fb-anggota-dpr-tak-bermoral-dan-harus-ditindak.

Hesti, Yulia, Rahmi Fitrinoviana Salsabila, and Agnestika Agnestika. “Penyebab Utama Terjadinya Tindak Pidana Pelecehan Seksual Inses (Hubungan Sedarah).” Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA 2, no. 1 (2024): 139–150.

Indratno, Yohanes Twintarto Agus, Stefanus Dully, and Yusup Heri Harianto. “Peranan Gembala Sidang Bagi Pertumbuhan Jemaat Di Gereja Lokal.” Jurnal Salvation 3, no. 1 (2022): 37–47.

Messakh, Jefrit Johanis, and Jacob Messakh. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Membangun Karakter Misi Dalam Konteks Globalisasi.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education (2023).

Mudjrimin, Jusri. “Kekerasan Seksual Pada Anak Dalam Keluarga Di Kabupaten Sinjai.” Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Hukum Pidana Islam 5, no. 1 (2023): 18–25.

Panjaitan, Firman. “Biarlah Perempuan Yang Menentukan: Tinjauan Teologi Seksualitas Terhadap Keberadaan Perempuan Berdasarkan Kejadian 2:21-25.” Melo: Jurnal Studi Agama-agama 1, no. 2 (2021): 77–90.

Patimah, Leli, and Yusuf Tri Herlambang. “Menanggulangi Dekadensi Moral Generasi Z Akibat Media Sosial Melalui Pendekatan Living Values Education (LVE).” PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran (2021).

Rabim, David, and Raymundus I Made. “Fenomena Komersialisasi Tubuh Manusia Perspektif Teologi Tubuh Yohanes Paulus Ii.” Diegesis : Jurnal Teologi 8, no. 1 (2023): 91–107.

Saheed, Rahman Olanrewaju. “Globalization and the Emerging Sexual Trends in Africa.” ABUAD Journal of Social and Management Sciences 4, no. 1 (2023): 75–91. https://journals.abuad.edu.ng/index.php/ajsms/article/download/72/94.

Saputra, Ridian Eka. “Tempo Eksplainer: Viral Fantasi Sedarah, Ini Bahaya Hubungan Inses.” Tempo.Co. Last modified 2025. https://www.tempo.co/video/arsip/tempo-eksplainer-viral-fantasi-sedarah-ini-bahaya-hubungan-inses-1533782.

Sari, Putri Purnama. “Kemenag Kecam Grup Facebook Fantasi Sedarah: Itu Penyimpangan Serius, Haram!” Metrotvnews.Com. Last modified 2025. https://www.metrotvnews.com/read/NOlCAydJ-kemenag-kecam-grup-facebook-fantasi-sedarah-itu-penyimpangan-serius-haram.

Sazali, Hasan Sazali. “Komunikasi Kebijakan Publik Dalam Penanggulangan Inses Di Kecamatan Tanjung Tiram.” Inovasi 18, no. 1 (2021): 79–87.

Setiawan, Kristoforus Krisna. “Seksualitas Sebagai Ciri Martabat Manusia Dalam Teologi Tubuh.” Lux et Sal (2022).

Setyaningsih. “Dampak Globalisasi Terhadap Moral Generasi Muda.” Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu (2019).

Sigalingging, Jamsah, and Joice Ester Raranta. “Peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) Dalam Keluarga Terhadap Pembentukan Mental, Spiritual, Dan Karakter Anak.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 4, no. 6 (2022): 7426–7436.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,Dan R&D Alfabeta, cv. 233 (2016).

Tampenawas, Alfons. “Problematika Moralitas Seksual Postmodern Menurut Perspektif 1 Korintus 6:12-20.” PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 16, no. 2 (2020): 103–120.

Wahyudi, Muchamad Zaid. “Fantasi Seksual Sedarah Dan Liarnya Khayalan Manusia.” Kompas.Id. Last modified 2025. https://www.kompas.id/artikel/fantasi-seksual-sedarah-dan-liarnya-khayalan-manusia.

Weisman, S R. “The Great Tradeoff: Confronting Moral Conflicts in the Era of Globalization.” Research Papers in Economics (2016). https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=ksBVCwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PT8&dq=land+rights+ronald+dworkin%27s+principle+of+justice+tidal+flooding&ots=Hr0rk1kkYZ&sig=Iw4ytThAkx8C44chZqcWuA7Xa_4.

Yeremia Yordani Putra, and Yohanes Krismantyo Susanta. “Menyuarakan Teologi Tubuh Dalam Budaya Pornografi.” Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat (2021).

Yulianti, Hesti, Selvia Novalina Marpaung, Ayu Anri Sitanggang, Apona Pos Mengharap Manik, and Damayanti Nababan. “Peranan Pak Dalam Membentuk Moralitas Pemuda.” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 1, no. 4 (2022): 129–133. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/39.

Downloads

Published

2025-08-31

Issue

Section

Articles