Pengaruh Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) oleh Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Minat Belajar dan Kecerdasan Spiritual Siswa di SMA Negeri 1 Luwuk - Banggai pada Era Disrupsi Digital

Authors

  • Gelder Tanari Mahasiswa STT IKAT
  • Donna Sampaleng
  • Merdiati Marbun

Keywords:

disrupsi digital; kecerdasan spiritual; minat belajar; pembelajaran mendalam; pendidikan agama Kristen, Christian religious education; deep learning; digital disruption; learning interest; spiritual intelligence

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) oleh guru Pendidikan Agama Kristen terhadap minat belajar dan kecerdasan spiritual siswa di SMA Negeri 1 Luwuk pada era disrupsi digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan paradigma pendidikan akibat perkembangan teknologi digital yang membawa peluang sekaligus tantangan bagi pembelajaran agama, khususnya dalam menjaga kedalaman pemahaman dan pembentukan karakter spiritual siswa. Landasan teori penelitian mencakup konsep pembelajaran mendalam, minat belajar, kecerdasan spiritual, serta disrupsi digital sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap siswa dan dianalisis menggunakan regresi moderasi (Moderated Regression Analysis). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen penelitian layak digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan implementasi pembelajaran mendalam, disrupsi digital, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap minat belajar dan kecerdasan spiritual siswa. Model regresi memiliki daya jelas yang kuat dengan nilai koefisien determinasi di atas 50%. Namun, secara parsial, masing-masing variabel belum menunjukkan pengaruh signifikan, yang mengindikasikan adanya pengaruh sistemik dan kontekstual dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran mendalam dalam Pendidikan Agama Kristen tidak dapat dipisahkan dari konteks ekosistem digital yang melingkupinya. Oleh karena itu, guru perlu mengintegrasikan pendekatan pedagogis reflektif dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana untuk meningkatkan minat belajar dan membentuk kecerdasan spiritual siswa di era disrupsi digital.

References

Anwar, Moh., and Hairus Sodik. “Kerangka Konseptual Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dalam Pendidikan Di Indonesia.” Tafhim Al-‘Ilmi : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam P-ISSN: 17, no. 1 (2025): 69–96.

Biggs, John, and Chaterine Tang. Teaching for Quality Learning at University. 4th ed. New York: Society for Research into Higher Education & Open University Press., 2011.

Dewi, Ratna, and Syarifah H R D G Tujuh. “The Influence of Spiritual Intelligence on Learning Outcomes in Islamic Religious Education at SMA 1 Mendo Barat.” Jurnal Sustainable 7, no. 2 (2024): 286–99. https://doi.org/https://doi.org/10.32923/kjmp.v7i2.4272 The.

Farida, Muharoma Chomsatul. “Mathetes.” Mathetes Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2024): 87–98.

Haq, Muh Dliyaul, and Nova Tri Prasetiyo. “Deep Learning Sebagai Pendekatan Transformasional Dalam Pendidikan : Sebuah Tinjauan Literatur” 8, no. 3 (2025): 1826–42.

Hattie, John A. C. Visible Learning: A Synthesis of over 800 Meta-Analyses Relating to Achievement. London and New York: Routledge Company, 2009.

Hidayah, Bashirotul. “Strategi Pendekatan Pembelajaran Deep Learning Dalam Meningkatkan Kompetensi Berpikir Kritis Dan Kreatif Di Era Digital” 04, no. 02 (2025): 113–21.

Hidi, Suzanne, and K. Ann Renninger. “The Four-Phase Model of Interest Development.” Educational Psychologist 41, no. 2 (2006): 111–27. https://doi.org/10.1207/s15326985ep4102_4.

Hill, Nancy E, and Diana F Tyson. “Assessment of the Strategies That Promote Achievement.” Developmental Psychology 45, no. 3 (2009): 740–63. https://doi.org/10.1037/a0015362.Parental.

Hosea, Amos, Abraham Souisa Batmanlusy, Albert Natanael, Alvaro Januar, and Amanda Pattinama. “Teologi Regenerasi Dalam Kisah Musa: Pembelajaran Untuk Kepemimpinan Kristen Di Era Globalisasi.” MATHEO: Jurnal Teologi/Kependetaan 11, no. 2 (2021).

Kirana, Yulisia Rezky, and Ismail. “PEMBELAJARAN MENDALAM SEBAGAI PROSES EKSISTENSIAL DALAM MEWUJUDKAN KEOTENTIKAN DAN REFLEKSI DIRI PESERTA DIDIK.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 4 (2025): 2548–6950.

Ma’rifah, Nurul. “Central Publisher.” Central Publisher 1 (2023): 1265–75.

Matharu, Harmeet, and M. F Pasha. “‘Impact of Mobile Technologies on Students Learning Behaviour’” 6, no. 6 (2019): 152–56.

Meirina, Rita, Jesty Sartini, Dela Nurwahidiansyah, L. V. Meidissa, Istika Rokhaniah, Ayu Kartikasari, and Abdurrahmansyah. “Jurnal Basicedu. Jurnal Basicedu,.” Jurnal Basicedu 9, no. 5 (2025): 1621–32. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i5.10764.

Nafi’ah, Jamilatun, and Dukan Jauhari Faruq. “Conceptualizing Deep Learning Approach in Primary Education: Integrating Mindful, Meaningful, and Joyful.” Journal of Educational Research and Practice 3, no. 2 (2025): 225. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i2.384.

Novriyanto, Erwin, and Soewarto Hardhienata. “Diffusion of Disruptive Innovation in Islamic Primary Education : Implementation of Smart Teacher AI for Digital Competence Development.” PPSDP International Journal of Education 4, no. November (2025): 410–17.

Pradana, Hirnanda Dimas. “The Impact of Digital Media on Student Learning at University.” Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara 15, no. 1 (2023): 1–8. https://doi.org/10.37640/jip.v15i1.1717.

Ramachandaran, Sharmila Devi, and Devi Ramachandaran. “Conceptualizing Spiritual Intelligence: Phenomenology Study Among Women Academic Leaders In Malaysia Higher Educational Institution.” Journal of Social and Educational Research 4, no. 1 (2025): 13–24.

Robinson, David W. “International Christian Community of Teacher Book Review : Robert W . Pazmiño . Foundational Issues in Christian Education Book Review : Robert W . Pazmiño . Foundational Issues in Christian Education” 4, no. 1 (2008).

Ryan, Richard M., and Edward L. Deci. “Self-Determination Theory and the Facilitation of Intrinsic Motivation, Social Development, and Well-Being I.” American Psychologist 55, no. 1 (2000): 68–78.

Schiefele, Ulrich. “Perspektiven Interest, Learning, and Motivation.” Educational Psychologist, no. April 2013 (1991): 37–41.

Setiyowati, Endang, and Neni Mariana. “Teachers ’ Pedagogical Competence in Designing Deep Learning and HOTS Assessment in Elementary Schools : A Systematic Literature Review” 4, no. 4 (2025): 4011–29.

Sodikin. “Inovasi Pendidikan Tinggi Di Era Disrupsi : Mengembangkan Kebermaknan Hidup Melalui.” PIWULANG: Jurnal Pendidikan Agama Islam 7, no. 1 (2024): 83.

Tulung, Jeane Marie, Ahmad Syahid, Yanice Janis, and Yan O. Kalampung. Generasi Milenial, 2019.

Utami, Lufiana Harnany, Sandi Marahhul Mingtio, and Abdul Muhid. “The Effect of Spiritual Intelligence and Religious Faith on Self-Regulation.” International Journal of Islamic Educational Psychology 3, no. 2 (2022): progress. https://doi.org/10.18196/ijiep.v3i2.15296.

Zohar & Ian Marshall. “Important Points - Danah Zohar and Ian Marshall: SQ-Spiritual Intelligence, the Ultimate Intelligence.” Book Review 3, no. January (2000): 1–8.

Downloads

Published

2026-02-07

How to Cite

Pengaruh Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) oleh Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Minat Belajar dan Kecerdasan Spiritual Siswa di SMA Negeri 1 Luwuk - Banggai pada Era Disrupsi Digital. (2026). Pragati: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(01), 1-17. https://ejournal-sttikat.id/index.php/jtm/article/view/552